Update Teknologi: Situs Climate.gov AS, yang dihapus oleh Trump, diluncurkan kembali oleh organisasi
Climate.us kini telah memulihkan semua yang dihapus oleh pemerintah.
berdasarkan analisis perkembangan IT, selama beberapa dekade, para peneliti di pemerintah AS dan program-program yang disponsorinya mengumpulkan sejumlah besar sumber daya iklim, mulai dari analisis komprehensif hingga kumpulan data yang sangat besar hingga penjelasan dasar yang dimaksudkan untuk memberikan informasi kepada masyarakat. Selain itu, selain itu, orang-orang di dalam pemerintahanlah yang membangun iklim. Lebih lanjut, lebih lanjut, situs web pemerintah membuat semuanya dapat diakses. Namun jika Anda mencoba menavigasi ke sana hari ini, Anda akan diarahkan ke halaman iklim Administrasi Kelautan dan Atmosfer Nasional, dan akan disambut dengan pesan berikut:
Temuan ini memberikan perspektif baru bagi pengembangan infrastruktur digital di Indonesia dan kawasan Asia Tenggara. Sesuai dengan perintah eksekutif 14303 (“memulihkan sains standar emas”), memorandum 23 juni 2025 dari kantor kebijakan sains dan teknologi gedung putih (“pedoman badan untuk penerapan sains standar emas dalam perilaku & pengelolaan kegiatan ilmiah”), 15 usc § 2904 (“program iklim nasional”), 15 usc § 2934 (“rencana penelitian perubahan global nasional”), dan 33 usc § 893a (“program pendidikan sains kelautan dan atmosfer noaa”), anda telah dialihkan ke noaa. Selain itu, produk penelitian masa depan sebelumnya bertempat di bawah iklim. Lebih lanjut, gov/climate dan situs afiliasinya
Perlu dicatat bahwa inovasi ini sejalan dengan transformasi digital yang sedang berlangsung di berbagai sektor. Pemerintah pada dasarnya sudah tiada, dan tim yang menghapus menyiratkan bahwa hal itu terjadi karena penelitian iklim gagal menegakkan apa yang disebut oleh pemerintah sebagai “kumpulan berita dan cerita iklim selama 15 tahun yang disusun oleh pemerintah selama 15 tahun, blog pakar, laporan status visual mengenai indikator-indikator iklim utama, peta dan jalur data, sumber daya literasi iklim, materi kelas, dan memulihkan akses ke penilaian iklim nasional kelima. Tim di baliknya, yang mencakup beberapa orang penting yang membangun iklim. Selanjutnya, setelah mendirikan organisasi nirlaba untuk mengelola situs baru tersebut, organisasi tersebut akan mengalihkan fokusnya ke apa yang disebutnya “layanan publik jangka panjang. ” mereka berencana untuk membangun sumber daya baru dan mengembangkan materi tambahan untuk membantu menjelaskan perubahan iklim kepada publik
Temuan ini memberikan perspektif baru bagi pengembangan infrastruktur digital di Indonesia dan kawasan Asia Tenggara.
Artikel ini telah diadaptasi dari sumber terpercaya untuk keperluan informasi teknologi dan digital.